Marak Judi Online Polisi Ungkap Jaringan Penipuan Digital

Marak Judi Online di Indonesia, Polisi Ungkap Jaringan Penipuan Digital

Polri Tangkap 464 Tersangka Judi Online dalam 2 Bulan hingga Siap Pecat Anggota yang Jadi Beking - YouTube

 

Jakarta, 14 Agustus 2025 – Fenomena judi online di Indonesia kian mengkhawatirkan. Tim Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan penipuan berkedok situs judi online yang telah merugikan ribuan korban dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Penggerebekan dilakukan di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Medan. Polisi menemukan ratusan perangkat komputer, server, serta ribuan data rekening bank yang digunakan untuk memproses transaksi ilegal.

Modus Operandi
Para pelaku membuat situs judi online dengan tampilan meyakinkan dan menawarkan bonus besar. Awalnya, pemain dibiarkan menang untuk memancing rasa percaya, namun setelah deposit dalam jumlah besar, saldo mendadak hilang atau akun diblokir.

Pernyataan Resmi Polisi
“Kami menemukan bukti kuat bahwa jaringan ini bukan hanya melakukan perjudian ilegal, tetapi juga pencucian uang dan pencurian data pribadi,” ujar Brigjen Andi Setiawan, Kepala Divisi Siber Bareskrim Polri.

Dampak Sosial
Selain kerugian finansial, banyak korban mengaku mengalami tekanan mental akibat hutang dan kehilangan pekerjaan. Lembaga psikologi mencatat peningkatan konsultasi terkait kecanduan judi online selama setahun terakhir.

Langkah Pemerintah
Pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan digital dengan memblokir ribuan situs judi online setiap bulannya, serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak terjebak dalam praktik ini.